Wonosobo, 30 September 2024* – SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo mengawali kegiatan pada Senin pagi ini dengan melaksanakan apel pagi sebelum dimulainya asesmen sumatif tengah semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Kegiatan ini diawali dengan doa bersama dan tadarus Al-Qur'an yang dipimpin oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Sumber Daya Manusia, Bapak Muhammad Mahrup, S.Ag., M.M.
Tadarus bersama dimulai dengan pembacaan surat Ad-Dhuhaa, di mana seluruh siswa dan guru ikut terlibat dengan penuh khidmat. Kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan spirit keagamaan serta menanamkan nilai-nilai keikhlasan sebelum menghadapi rangkaian asesmen.
Setelah kegiatan doa dan tadarus, Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo, Setya Rahmawanto, S.E., M.M., memberikan amanat pada apel pagi tersebut. Dalam amanatnya, beliau menyinggung peristiwa Gerakan 30 September 1965, sebagai momen reflektif bagi seluruh siswa untuk memahami ancaman gerakan komunisme yang pernah mengguncang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Kita harus mengingat perjuangan para jenderal besar yang telah gugur dalam peristiwa tersebut. Mereka menjadi simbol keikhlasan dan pengorbanan, bahkan nyawa menjadi taruhan demi mempertahankan negara dari ancaman,” ungkap Setya Rahmawanto di hadapan seluruh peserta apel.
Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan kepada para siswa untuk meneladani semangat keikhlasan dalam setiap tindakan, baik dalam belajar maupun kehidupan sehari-hari. Kegiatan apel ditutup dengan semangat nasionalisme yang membara, serta kesiapan para siswa menghadapi asesmen sumatif.
Dengan dilaksanakan kegiatan ini, diharapkan siswa SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga secara mental dan spiritual dalam menghadapi tantangan di masa depan.