Jumat-Sabtu, 6-7 September 2024,
SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo mengadakan Workshop bertajuk "Menyiapkan
Sumberdaya Unggul Menuju Teaching Factory". Acara ini bertujuan untuk
meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam mempersiapkan lulusan yang siap
kerja melalui konsep Teaching Factory, yang mengintegrasikan pembelajaran
dengan praktik industri nyata. Pemateri pertama, Muhammad Lutfi Faizal dari LPX
Studio Wonosobo, berbagi wawasan tentang pemanfaatan teknologi digital printing
sebagai salah satu kebutuhan industri kreatif saat ini. Materi ini relevan
dengan perkembangan teknologi dalam industri percetakan dan desain. Pemateri
kedua, Nahar Mardianto, dosen UNSIQ Wonosobo, membahas Internet of Things (IoT)
sebagai materi utama. Ia menjelaskan bagaimana IoT dapat diimplementasikan
dalam berbagai sektor industri dan pendidikan, termasuk bagaimana sekolah dapat
memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan efisiensi operasional serta
kualitas pembelajaran. Dengan IoT, sistem-sistem di sekolah dan industri dapat saling
terkoneksi, sehingga menciptakan lingkungan yang lebih modern dan produktif.
Peserta workshop terdiri dari guru produktif dari empat sekolah di Wonosobo:
SMK Gema Nusantara, SMK Muhammadiyah 3, SMK Pelita, dan SMK Andalusia. Kepala
SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo, Bapak Setya Rahmawanto, S.E., M.M., berharap
kegiatan ini mempercepat implementasi Teaching Factory dan mempersiapkan
lulusan yang kompeten di era industri digital.