Wonosobo, 24 September 2024 – SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo menggelar workshop bertajuk “Perancangan dan Pengembangan Produk Teaching Factory di Bidang Internet of Things (IoT)” yang berlangsung di ruang pertemuan sekolah. Acara ini menghadirkan Bapak Nahar Mardiantoro, M.Kom, dosen dari Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Sains Al Quran Wonosobo, sebagai narasumber utama.
Workshop ini tidak hanya dihadiri oleh guru-guru dari SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo, tetapi juga diikuti oleh perwakilan guru dari beberapa sekolah lainnya, yaitu SMK Muhammadiyah 3 Wonosobo, SMK Pelita Al Quran Wonosobo, SMK Gema Nusantara Wonosobo, dan SMK Andalusia 2 Wonosobo. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam perancangan, pengembangan, serta pemanfaatan produk berbasis IoT, yang nantinya dapat diterapkan dalam pengembangan teaching factory di masing-masing sekolah.
Dalam pemaparannya, Bapak Nahar Mardiantoro menjelaskan berbagai konsep dasar dan tahapan dalam merancang produk IoT yang dapat diterapkan di kehidupan sehari-hari. Beliau juga memberikan contoh-contoh konkret mengenai bagaimana teknologi IoT dapat meningkatkan efisiensi dan memberikan solusi praktis untuk berbagai masalah, seperti sistem otomatisasi rumah, pengelolaan lingkungan, hingga aplikasi di bidang kesehatan dan pendidikan. “Teknologi IoT memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan di berbagai sektor. Dengan pengembangan teaching factory yang berbasis IoT, kita dapat menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Para peserta workshop tampak antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat memasuki sesi praktik perancangan perangkat IoT. Mereka diajak untuk membuat prototipe sederhana menggunakan sensor dan microcontroller, serta memprogram perangkat tersebut agar dapat berfungsi sesuai dengan skenario yang ditentukan. Selain itu, peserta juga berdiskusi mengenai tantangan dan peluang dalam penerapan teaching factory berbasis IoT di lingkungan pendidikan vokasi.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Wonosobo, Setya Rahmawanto, S.E., M.M., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan narasumber yang telah berpartisipasi dalam workshop ini. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk mempererat kerja sama antar sekolah dalam mengembangkan teaching factory berbasis teknologi. Dengan berbagi pengetahuan dan pengalaman, kita dapat menciptakan inovasi yang bermanfaat tidak hanya untuk sekolah, tetapi juga untuk masyarakat sekitar,” tuturnya.
Dengan terselenggaranya workshop ini, diharapkan para guru dari berbagai sekolah dapat membawa pulang ilmu dan keterampilan baru untuk diterapkan dalam pengembangan teaching factory di sekolah masing-masing, serta mendorong terciptanya ekosistem pendidikan yang lebih inovatif dan responsif terhadap perkembangan teknologi.