Wonosobo, 19 Agustus 2024 – SMK
Mutu Wonosobo menggelar rapat koordinasi Teaching Factory pada Senin, 19
Agustus 2024. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMK Mutu
Wonosobo, Bapak Setya Rahmawanto, S.E., M.M., dan dihadiri oleh para guru dari
program keahlian Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) serta
Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) dari empat SMK di Wonosobo.
Sekolah-sekolah yang turut berpartisipasi dalam rapat ini adalah SMK
Muhammadiyah 3 Wonosobo, SMK Pelita Al-Qur’an Wonosobo, SMK Gema Nusantara, dan
SMK Andalusia 2 Wonosobo. Rapat ini berfokus pada pembahasan program Teaching
Factory yang diharapkan dapat memberikan dampak positif berupa pengimbasan
kepada sekolah-sekolah lain di Wonosobo. Teaching Factory di SMK Mutu Wonosobo
memiliki dua komponen utama, yakni Desain Grafis dan Internet of Things (IoT).
Dalam rapat tersebut, para peserta membahas bagaimana penerapan Teaching
Factory ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Wonosobo. Kepala
Sekolah, Bapak Setya Rahmawanto, menyampaikan pentingnya kolaborasi antar
sekolah dalam mengimplementasikan Teaching Factory sebagai upaya untuk
menyiapkan siswa-siswi yang siap kerja dan memiliki kompetensi sesuai dengan
kebutuhan industri saat ini. Dengan adanya Teaching Factory ini, diharapkan
siswa-siswi dari sekolah-sekolah yang terlibat dapat memiliki pengalaman
langsung dalam dunia industri melalui proyek-proyek nyata yang sesuai dengan
bidang keahlian mereka, terutama dalam bidang Desain Grafis dan IoT. Ini merupakan
langkah penting dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK di Wonosobo sehingga
lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja. Kegiatan rapat koordinasi ini
diakhiri dengan komitmen bersama dari seluruh sekolah yang hadir untuk
mendukung penuh implementasi Teaching Factory dan berkolaborasi dalam
mengembangkan potensi siswa.